Senin, 20 April 2009

Assalamu'alaikum wr.wb,
(^_^)
Mulai ku sapa dunia dengan sebuah senyuman
Senyuman.... sebuah sodaqoh yang sangat ringan
Disanalah kehidupan mulai berpijak
Mengiringi cerita hari-hariku.
Hidup. . . .
Layaknya sederas air mengalir
Tanpa menoleh kebelakang
Perlahan namun pasti.
Keping-keping perjalanan
Yang membuai pada Harapan, Cinta & Beribu duri, aral serta coba
Seolah semua serpihan-serpihan itu
Masih Menunggu, Menanti, Silih berganti & Yang telah terkubur mati.
Dia mengejar dari belakang
Tersadar atau tidak, Terlepas atau terperangkap
Bahwa hari ini, esok dan lusa
Adalah KEHIDUPAN. . . .
Di mana kita masih diberi nikmat untuk menjalani IBADAHNYA

Kemarin adalah Kemarin_ _ _
Esok adalah Impian. . . .
Hari ini adalah Kehidupan(^_^)


My Love Is VSM (Vocational School Of Muhammadiyah_Wagir)
Untaian Kisah VSM:
Dialah (VSM) yang paling amat BERKESAN

Mengesankan bukanlah dari kemewahan melainkan Kesederhanaan
Mengesankan bukanlah dari kejeniusan melainkan setiap pelajaran berharga
Mengesankan bukanlah dari keistimewaan melainkan segenggam semangat yang mengiringi.
Mengesankan bukanlah dari keadaan melainkan kebersamaan yang masih terjalin.

Bukanlah kenangan yang sulit untuk dilupakan
Tetapi deretan kisah yang tak kan pernah dapat dihilangkan
Bukanlah keindahan yang selalu membayangi
Tetapi sepercik perubahan yang memberi makna & arti.

Sebuah penggabungan Harapan, Perjuangan, keikhlasan & Pengorbanan
Untuk menghadirkan SEMANGAT
Meski perih & letih sering menghampiri
Tertawa, bahagia, Sedih & Tetes air mata

Segala keterbatasan yang menghadang
Seakan ia adalah ujung peratapan
Yang tanpa ku tahu dimana tepi harapan itu
Untuk disandari bila rasa rapuh tak mampu lagi. . . .

Tapi satu hal
Yang Insya Allah akan tetap ku persembahkan
Yaitu BERTAHAN
Dan YAKIN
Untuk VSM ku tercinta yang amat berkesan. . . .

We are the best friendship

Mungkin Dialah yang paling amat mengesankan disepanjang kehidupang yang kami lewati.
Ya sebuah sekolah, yang kadang kami memberikan singkatan (julukan) yang keren untuk smk tercinta(VSM) terletak disebuah desa bernama Pandansari alias Jemunang berkecamatan di Wagir Kabupaten Malang.
Siapa yang menyangka bahwa nama beken membuktikan sebuah keagungan yang ada di dalamnya?
Tidak juga.Pepatah lama mengatakan, apalah arti sebuah nama??
Berdiri pada tahun 2007 dan diawali hanya dengan semangat untuk menuntut ilmu, sudah dapat ditebak didalamnya seperti apa meski sulit untuk dibayangkan. Sekolah yang benafaskan islam ini merupakan sekolah yayasan yang didirikan atas kesepakatan orang-orang Muhammadiyah di Cabang wagir. Memang menantang..... Dengan jurusan yang diambil,TI (teknik informatika) mengingat keterbatasan fasilitas dan pengalaman yang masih baru. Bagiku memang Menarik dan didalamnyapun Mengenaskan.
Juli 2007 adalah hari yang amat indah untuk dikenang meski hari itu adalah pertama kali ku melangkahkan kakiku menuju sebuah sekolah dengan lapangan yang amat luas, sepi dari keramaian, Mega(mepet tegalan), dengan jalan yang menuju ke SMK itu dipenuhi dengan rumput yang lebat dan tinggi serta tiga buah kelas yang berjajar, sebelah kiri adalah kelas TK yang waktu itu masih ada gambar gajah besar di tembok depan kelas, sebelah tengah adalah ruang kosong sedang sebelah kanan adalah kelas untuk SMK, sangat unik bagiku...hari itu seorang ibu guru berdiri didepan kelas SMK, dengan wajah cantiknya terlihat bahwa beliau sedang menunggu sesuatu, tidak lain adalah murid SMK. Ku langkahkan jejakku sendirian meski ku ragu-ragu waktu itu dan untuk yakin ku bertanya kepada beliau"Assalamu'alaikum", Wa'alaikum salam wr.wb,"beliau menjawab dengan ramah dn senyuman, Ku bertanya lagi" apa benar Smk Muhammadiyah itu disini Bu??" Iya benar, silahkan masuk sambil menunggu yang lain, Jawabnya denagn wajah berharap" makasih ibu, lanjutku....... Kemudian didalampun ada seorang paruh baya yang sedang menata berkas-berkas kertas, Ternyata beliau ini adalah kepala sekolahnya, beliau tmpak tenang meski sebenarnya beban menunggu dan bimbang menyelimuti dibalik semangatnya pagi itu. Ku masuk dan kududuk dikursi yang amat berserakan itu tapi lumayan kursi-kursi itu adalah kursi yang biasa dipakai untuk kuliah. Ku fikir memang tak ada persiapan yang bagus untuk menyambut siswa-siswi Smk di sekolah perintis ini. Entah berapa jam ku menunggu ada siswa yang datang. Ibu dan bapak itu tak jarang bilangm kepadaku, "sabarya, yang lain pasti datang" Iya pak"jawabku"Meski rasa nerveous selalu tak bisa kuhindari dari dalam lubukku.
singkat cerita, datanglah seorang murid laki-laki, aku tak tahu namanya, kemudian seorang wanita yang aku cukup kenal dengannya waktu di SMP Negeri dulu, Perasaanku senang banget karena ada teman cwek, serta yang keempat datanglah seorang murid dengan berseragam abu-abu putih yang berpawakan tinggi. Menuggu dan menunggu.... dan sampai siang hanya kami berempat. Mungkin memang bukan aku yang pertama kali datang kesekolah itu karena sebelum aku masuk sebenarnya sudah ada siswa yang datang tetapi dia menghilang, entahlah?? Hari itu kita diberi sambutan banyak, dan pagi itulah kutemukan sebuah semangat yang mengalun pada harap dan ilmu serta hasrat untuk menjadi orang yang sukses. Waktu sudah sing, tentu siswa baru harus mengalami MOS (masa orientasi siswa). MOS nya pun unik, ketika itu kita diberitau unntuk MOS hari esok adalah kerja bakti dan kami berempat diberi waktu 5 menit diluar kelas untuk mendiskusikan dan membagi peralatan kerja bakti yang akan kita bawa esok.
Kami berempat keluar kelas, dan kami berkenalan satu sama lain. Ku tulis nama tiga temanku itu serta bawaan mereka esok. tak sampai 5 menit kita kembali kekelas dan melaporkannya ke pak guru didalam. Ku tahu sebenarnya beliau-beliau tidak tega tapi satu hal yaitu pesan yang amat berharga"SEMANGAT". Mos satu minggu dan esok ku harus masuk, dalam hatiku mengatakannya begitu. Ya sampai hari esok
Kutemui lagi 3 murid baru, laki-laki semua. Hari uru ada pemilaihan pengurus kelas. tenaku Ning dipilih untuk jadi ketua kelas, aku sebagai sekretaris kelas dan ari sebagai bendahara kelas.
Sampai satu minggu pula jumlah murid yang ada masih tujuhm orang entahlah kapan tepatnya sampai menginjak kelas dua ini terkumpul 17 murid.. Ku yakin bagiku dan bagi teman-temnku yang lain hari-hari menjalani MOS dan yang tak merasakan ikut MOS pun adalah menyedihkan, unik tak biasa tapi amat mengesankan dan masa itu tak kan pernah hilang dan terlupakan.
Bagiku disana penuh pelajaran berharga, mengenal teman yang amat punya karakter berbeda, aneh dan kebersamaan yang mungkin tak kan terulang lagi, mengenal sosok pengajar di SMK yang hebat-hebat karena guru-guru kami adalah sebagian dosen dan mengajar diberbagai sekolah dikejuruan lain mereka tak dibayar,datang dengan menularkan ilmu, keikhlasan dan Allahlah yang membalas jasa mereka dan harapan untuk menjadikan anak didik yang beriman serta punya intelegen, tak jarang banyak jam kosong menghampiri hari-hari disekolah, pengajar yang sibuk serta jarak yang jauh






0 komentar:


Blogspot Templates by Isnaini Dot Com and Home Design. Powered by Blogger